Thursday, 28 August 2014

Diskusi PCINU Turki bersama STAIN Kudus

Mahasiswa Pengurus Cabang Istimewa Nahdhatul Ulama (PCINU) Turki di Istanbul berkesempatan bertemu dengan rombongan dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kudus pada hari Senin, 25 Agustus 2014. "Rombongan yang dipimpin langsung oleh rektor STAIN Kudus Dr. Fathul Mufid, M.S.I ini mengunjungi Turki dalam rangka kerja sama STAIN Kudus dengan berberapa universitas di Turki", kata Ullin Nuha Ketua Tanfidziah PCINU Turki. Sejumlah dosen maupun dekan yang turut serta dalam kesempatan itu adalah Dr. Kisbiyanto, M.Pd; Dr. Ah. Choiron, M.Ag; Dr. Mubasyaroh, M.Ag; Dr. Abdurrohman Kasdi, M.Si; Muhamad Mustaqim, MM; Ida Vera Sophya, M.Pd; Za’imatus Sa’diyah, Lc, MA; Taranindya Zulhi Amalia, M.Pd; dan Muhammad Husni Mubarok, MM. Di dalam kesederhanaan dan nuansa keakraban, rombongan dan perwakilan PCINU Turki serta mahasiswa Istanbul bertemu di Restoran Indonesia yang ada di Istanbul, Warung Nusantara.

Menimba ilmu dari para guru
Kedatangan tokoh maupun cendekia dari Indonesia ketika berada di luar negeri merupakan sebuah kesempatan emas yang tidak boleh disia-siakan. Begitu juga dengan PCINU Turki, tidak ingin kehilangan momen berharga tersebut. Disela-sela kepadatan jadwal mereka, PCINU Turki berhasil menemui mereka dan menggelar diskusi santai di lantai atas “Warung Nusantara”.
Setelah perkenalan oleh mahasiswa dan pihak dosen, diskusi dibuka oleh Fathul Mufid.Dia  menerangkan tentang semangat belajar dan pentingnya lulusan-lulusan luar negeri untuk kembali ke Indonesia.Visi dan misi STAIN Kudus adalah menyebarkan Islam yang rahmatan lil alamin. Ini sejalan dengan PCINU Turki yang ingin menyampaikan islam yang ramah.
Diselingi canda, satu persatu para dosen memberikan nasihat-nasihat bagi para mahasiswa. Salah satu dosen, Za’imatus Sa’diyah memaparkan pengalamannya dalam menempuh jalan ilmu. Dia meyakinkan mahasiswa bahwa rezeki akan mengikuti para pencari ilmu dan menjadikan hambatan serta tantangan belajar di luar negeri sebagai pelecut semangat. Dia juga mengingatkan untuk meletakkan niat ibadah sebagai motif dasar mencari ilmu, apapun bidang studinya.
Setelah kurang lebih 2 jam berdiskusi, acara ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan dari STAIN Kudus kepada perwakilan PCINU Turki, juga pemberian serifikat PCINU Turki kepada masing-masing dosen.

SHARE THIS

Author:

PCI NU Turki atau kepanjangan dari Pengurus Cabang Istimewa Turki, merupakan organisasi sosial keagamaan, yang berpusat di Jakarta, Indonesia. PCI NU Turki juga merupakan wadah Silaturahim dan bertukar pikiran untuk mengimplementasikan Islam yang moderat, progresif dan membumi.

0 comments: