Friday, 31 July 2015

Rombongan PCINU Turki hadiri Muktamar NU di Jombang

Enam orang peserta Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Turki akan mengikuti Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan diselenggarakan di Kabupetan Jombang, Jawa Timur 1-5 Agustus 2015.
Sebelum ke Jombang, rombongan PCINU Turki menyempatkan diri berkunjung ke Pondok Pesantren Yanbu’ul Qur’an, Kudus, Jawa Tengah, Rabu (29/07/2015).
Keenam itu orang yang merupakan para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Turki itu adalah Dr. H. Ahmad Faiz MA (Rais Syuriyah), RusdiJusuf Abbas SIP. MA. (wakıl Raıs Syuriyah), M. Syauqillah S.HI. MA. (Katib Syurıyah), Budy Sugandi S.Pd.Si. M.Pd. (A’wan Syuriyah), Ulin nuha S.Pd.I. (ketua Tanfidziyah), Abieb Aditya (Lajnah Dakwah).
Di sela-sela menunggu keberangkatan ke Jombang, mereka mematangkan persiapan mengenai apa saja yang akan dibawa ke dalam muktamar. Mereka juga menyempatkan ziarah ke makam Sunan Kudus dan Sunan Muria.
Rais Syuriyah Rais Syuriyah PCINU Turki, Ahmad Faiz mengatakan, berziarah ke makam dua anggota Wali Songo tersebut sebagi bentuk penghormatan atas jasa besar dua Sunan tersebut dalam melakukan siar Islam.
Sementara itu, pada Kamis (30/07/2015) kemarin, rombongan di rumah transit milik Pondok Pesantren Yanbu’ul Qur’an, membahas berbagai persiapan untuk dibawa ke Muktamar.
“Intinya, kami berharap PBNU ke depan semakin profesional, semakin baik, dan melindungi ummat,” ujar Ketua tanfidziyyah PCINU Turki, Ulinnuha S.Pd.I, Kamis petang (30/07/2015).
Profesional yang dimaksud, yaitu dalam mengelola organisasi NU dan memperhatikan kesejahteraan ummat. “Kesejahteraan dimaksud, PBNU bisa memotivasi dan memberikan solusi membangun perekonomian dan kemandirian warga nahdliyyin,” lanjut Ulin menambahkan.
M. Syauqillah Katib Syurıyah PCINU Turki memiliki harapan lain. Ia ingin PBNU bisa mendorong PCINU untuk mengembangkan nilai-nilai Islam nusantara di level internasional.
Dia memandang, Islam nusantara menjadi penting sebagai ruh dalam kehidupan masyarakat, untuk memberikan solusi atas problem kehidupan yang ada.
“Banyak konflik-konflik yang bisa dicari solusinya dengan ruh Islam nusantara. Ini sebagai implementasi Islam rahmatan lil ‘alamin,” tuturnya.
Sementara itu, Rusdi Jusuf Abbaswakil Rais Syuriyah asal Papua mengatakan, PBNU ke depan diharapkan meningkatkan partisipasi aktif dalam menyelesaikan konflik-konflik yang ada di tanah air, khususnya konflik dı Tolikara beberapa waktu lalu. “Jangan sampai ada politisası,” tegasnya.

Sumber: https://www.lensaindonesia.com/2015/07/31/rombongan-pcinu-turki-hadiri-muktamar-nu-di-jombang.html

SHARE THIS

Author:

PCI NU Turki atau kepanjangan dari Pengurus Cabang Istimewa Turki, merupakan organisasi sosial keagamaan, yang berpusat di Jakarta, Indonesia. PCI NU Turki juga merupakan wadah Silaturahim dan bertukar pikiran untuk mengimplementasikan Islam yang moderat, progresif dan membumi.

0 comments: